Seputar Islam
Makna Di Setiap Malam Bulan Ramadhan

Oleh Sumarwoto | Jum'at, 26 Juni 2015 11:32 WIB | 385 Views
Makna Di Setiap Malam Bulan Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan, selamat datang kembali bulan yang penuh rahmat dan ampunan serta met menjalankan ibadah puasa buat sobat yang melaksanakannya. Bagi sobat yang muslim, mungkin pernah sedikit mengaji mengenai makna dibalik malam-malan di bulan ramadhan, salah satunya ada yang namanya malam 1000 bulan atau yang sering disebut Malam Lailatul Qadar. Apakah sobat mengetahui alangkah betapa mulianya bulan ramadhan ini bagi mereka yang mau memanfaatkan sebaik-baiknya dengan melakukan berbagai kegiatan ibadah untuk memperoleh pahala berlipat-lipat ganda dan menjadikannya seperti bulan puasa terakhir bagi hidupnya. Berikut sedikit informasi dari berbagai sumber yang diperoleh mengenai makna dibalik setiap malam bulan ramadhan.

Malam ke-1 : Allah menghapuskan dosa kita, seperti kita baru dilahirkan oleh sang ibu.

Malam ke-2 : Allah menghapuskan dosa kita dan dosa kedua orangtua kita (bila mereka mukmin).

Malam ke-3 : Malaikat dari Arsy memohon kepada Allah agar ibadah kita diterima serta dihapuskannya dosa kita yang telah lewat.

Malam ke-4 : Diberikan pahala pada kita sebagaimana pahala orang-orang yang telah membaca kitab suci Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.

Malam ke-5 : Diberikan pahala pada kita sebagaimana pahala orang yang melaksanakan shalat di Masjidil Haram (Makkah), Masjid Nabawi (Madinah), dan Masjidil Aqsa (Yerusalem).

Malam ke-6 : Diberikan pahala pada kita sebagaimana pahala mereka yang tawaf di Baitul Makmur. Seluruh batu dan batu bangunan pada bangunan itu memintakan ampunan atas dosa-dosa kita.

Malam ke-7 : Diberikan pahala pada kita seperti pahala orang yang ikut Nabi Musa as melawan Fir’aun dan Haman.

Malam ke-8 : Diberikan pahala pada kita sebagaimana pahala yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim as.

Malam ke-9 : Akan diberikan pahala kepada kita sesuai dengan ibadah seorang nabi.

Malam ke-10 : Allah akan memberikan kebahagiaan dunia akhirat.

Malam ke-11 : Akan dihapuskan dosa kita bila kita meninggal, seperti baru lahir dari perut ibu.

Malam ke-12 : Pada hari kiamat, kita akan bangkit dengan muka yang cemerlang seperti bulan.

Malam ke-13 : Pada hari kiamat, kita akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.

Malam ke-14 : Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih kita, dan Allah tidak akan menghisab kita lagi.

Malam ke-15 : Kita akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy.

Malam ke-16 : Kita akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah. Kita bebas masuk surga dan lepas dari api neraka.

Malam ke-17 : Allah akan memberi pahala sesuai dengan pahala para nabi.

Malam ke-18 : Malaikat akan memohon kepada Allah agar kita dan orangtua kita selalu mendapat restu.

Malam ke-19 : Allah akan mengangkat derajat kita ke surga Firdaus (higher of heaven).

Malam ke-20 : Diberikan pahala sesuai pahala para syuhada dan salehin.

Malam ke-21 : Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk kita di surga.

Malam ke-22 : Kita akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena terhindar dari rasa takut yang amat sangat.

Malam ke-23 : Allah akan membuatkan sebuah kota untuk kita di surga.

Malam ke-24 : Allah akan mengabulkan 24 permohonan selagi kita masih hidup di dunia.

Malam ke-25 : Terbebas dari siksa kubur.

Malam ke-26 : Allah akan mengangkat derajat amal kebaikan sebagaimana derajat amal kebaikan kita selama 40 tahun.

Malam ke-27 : Kita akan secepat kilat bila melewati Siratal mustakim.

Malam ke-28 : Allah akan menaikkan derajat kita 1000 x lipat di surga.

Malam ke-29 : Allah akan memberi pahala pada kita seperti kita melaksanakan ibadah haji mabrur 1000 kali.

Malam ke-30 : Allah akan menyuruh kita untuk memakan semua buah di surga, minum air Telaga Kautsar, mandi air salsabil (air surga). Karena kita adalah hamba Allah yang setia.

sumber : lingkarmerah



Seputar Islam Lainnya
Kemuliaan Bulan Ramadhan
Jum'at, 26 Juni 2015 11:08 WIB
Kemuliaan Bulan Ramadhan
Ramadhan kembali hadir di tengah-tengah kita. Kaum Muslimin menyambutnya dengan perasaan gembira. Hanya saja, sebagian menyambutnya dengan rasa syahdu, sementara yang lain menyambutnya sebatas sebuah tradisi yang dijalankan setiap tahun.
Meneladai Buya Hamka Tentang Perbedaan Idul Adha
Senin, 06 Oktober 2014 12:33 WIB
Meneladai Buya Hamka Tentang Perbedaan Idul Adha
Rasulullah memberi peringatan bahwa berpuasa dan berbuka dan berkorban menurut orang banyak. Karena berbeda-beda hari kurang beliau sukai. Namun jika tetap tidak yakin dan ingin melakukannya juga, sebaiknya dilakukan dengan rahasia, bukan disiar-siarkan
3 Keutamaan Puasa Arafah
Jum'at, 03 Oktober 2014 06:48 WIB
3 Keutamaan Puasa Arafah
Tanggal 9 Dzulhijjah merupakan hari Arafah. Pada hari itu, jamaah haji melakukan wukuf di Arafah yang merupakan rukun inti dari haji. Sedangkan bagi kaum Muslimin yang tidak sedang menjalankan ibadah haji, disunnahkan untuk melakukan puasa Arafah.
Memaknai Tahun Baru Hijrah
Minggu, 03 November 2013 21:27 WIB
Memaknai Tahun Baru Hijrah
Tahun 1434 H kini berganti tahun baru 1435 H. Pada pergantian tahun ini dimana pergantian tahun baru Hijriyah lebih awal beberapa hari dibandingkan dengan tahun Masehi. Dimana tahun baru masehi dirayakan dengan penuh gegap





Anda dapat memberikan komentar tentang Makna Di Setiap Malam Bulan Ramadhan dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar
Masukan tulisan disamping



Galeri Photo
Pembagian Hadiah

Para siswa dan siswi PAUD Daarul Ilmi yang berprestasi mendapatkan hadiah dari pihak sekolah, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa semangat pada siswa dan siswi PAUD Darrul Ilmi.